Antisipasi Jamaah Haul Mbah Hamid Mbludak, Pemkot Pasuruan Siapkan Berbagai Langkah Preventif

Guna mengantisipasi membludaknya jamaah haul KH Abdul Hamid yang akan digelar pada Sabtu (16/10) mendatang, mengingat masih dalam kondisi pandemi covid 19. Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan telah melakukan berbagai langkah preventif, salah satunya yaitu dengan melakukan simulasi penyambutan jamaah haul.

Simulasi tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni Terminal Bus Blandongan serta lokasi haul di Pondok Pesantren Salafiyah Kota Pasuruan.

Tampak Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.si (Mas Adi)  ikut memantau langsung jalannya simulasi tersebut Rabu (13/10/2021).

Dari pantauan di lapangan, simulasi yang dilakukan di Blandongan dilakukan saat datangnya rombongan jamaah haul tiba. Saat tiba, bus langsung parkir dilokasi dan jamaah langsung diarahkan petugas untuk melakukan cek suhu, scan barcode peduliLindungi. jamaah yang belum melakukan vaksinasi diarahkan untuk ikut vaksin yang telah disediakan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan.

Jika ada jamaah yang mempunyai suhu tinggi maka petugas mengarahkan ke klinik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian pada simulasi ini juga ada Tim masker yang akan berkeliling untuk melihat jamaah yang belum memakai masker.

Setelah melakukan rangkaian proses screening, para jamaah bisa langsung duduk menikmati haul yang disiarkan langsung dengan menggunakan videotron ditempat yang sudah disediakan.

Selanjutnya, di lokasi Pondok Pesantren Salafiyah ditempat inti acara jamaah yang boleh masuk adalah tamu yang membawa undangan. Seperti di terminal Blandongan, mereka akan di cek suhu dan yang belum vaksin akan divaksin.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan siap memembantu menjadi tuan rumah.

“Pada dasarnya, Alhamdulillah kita siap menyelenggarakan haul ini, membantu tuan rumah. Tapi yang paling penting himbauan saya, semua jamaah menyadari situasinya, tidak mengabaikan protokol kesehatan, membawa masker dan membawa handsanitizer” ujarnya.

Gus Ipul juga berharap pelaksanaan haul ini dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menjadi model majelis haul ditempat lain. Sebagaimana majelis haul tetap jalan, tapi prokes tetap dilakukan.

Gus Ipul juga menjelaskan yang belum vaksin  nanti akan dibimbing.

Dalam pelaksanaan haul ini, Pemerintah Kota Pasuruan sudah menyiapkan videotron, pengeras suara, menyiapkan masjid, kecamatan-kecamatan, dan Kelurahan-Kelurahan untuk menyiarkan haul secara virtual.

KH. Nailur Rohman (Gus Amak) mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Pasuruan dan jajaran forkopimda atas perhatian dan sudah ikut sibuk menyiapkan haul KH, Abdul Hamid. Selain itu, Gus Amak juga mengatakan bahwa tamu untuk acara haul disetiapkan kursi yang berjarak.

“Alhamdulillah semua panitia di pondok ini sudah vaksin dua kali, keluarga juga sudah divaksin dua kali. Kami juga sudah menyiapkan masker, hand sanitizer

Rangkaian acara haul ini akam dimulai hari Jumat malam yaitu Maulid Habsy, temu alumni, Khotmil Qur’an lalu puncaknya haul akan digelar pada Sabtu pagi (16/09/21).

Sementara itu, Kapolres Kota Pasuruan AKBP Arman mengatakan sebanyak personil pengamanan 957 personel gabungan akan dterjunkan  dan disebar dibeberapa tempat untuk membantu pelaksanaan haul ini.

“Sudah kami siapkan juga skema lalu lintas, kami mohon maaf nanti akan ada penutupan arus, atau dialihkan, “pungkas AKBP Arman. (Fit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *