Aturan Baru, SIM Dicabut Jika Dapat 18 Poin, ini Rinciannya

Foto: PPID Kota Semarang

Teknologi.id – Surat Izin Mengemudi atau SIM menjadi salah satu
persyaratan wajib untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.

Kini terdapat aturan baru yaitu sanksi bagi
pengguna kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas, bahkan terlibat
kecelakaan yakni SIM dicabut.

Ketentuan tersebut tertuang pada
Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan SIM.

Menurut Pasal 37 aturan tersebut,
SIM akan dicabut berdasarkan akumulasi poin.

Pasal 37 ayat 2 berbunyi
akumulasi poin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit:

a. 12 (dua belas) Poin dikenakan
pinalti 1 (satu)

b. 18 (delapan belas) Poin
dikenakan pinalti 2 (dua).

Kemudian Pasal 38 menjelaskan,

(1) Pemilik SIM yang mencapai 12
(dua belas) Poin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (2) huruf a, dikenai
sanksi penahanan sementara SIM atau pencabutan sementara SIM sebelum putusan
pengadilan.

(2) Pemilik SIM yang dikenai
sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus melaksanakan pendidikan dan
pelatihan mengemudi apabila ingin mendapatkan SIM kembali yang telah dikenakan
sanksi penahanan sementara SIM atau pencabutan sementara SIM.

Baca juga: Link Download Aplikasi SINAR untuk Perpanjang SIM Via Online

Terdapat juga Pasal 39 yang
menyatakan:

(1) Pemilik SIM yang mencapai 18
(delapan belas) Poin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (2) huruf b,
dikenai sanksi pencabutan SIM atas dasar putusan pengadilan yang berkekuatan
hukum tetap.

(2) Pemilik SIM yang dikenai
sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus melaksanakan putusan pengadilan
tersebut berikut masa waktu sanksi pencabutan SIM apabila ada dalam putusan
pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

(3) Setelah masa waktu sanksi
pencabutan SIM sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berakhir, pemilik SIM dapat
mengajukan permohonan untuk mendapatkan SIM kembali dengan ketentuan harus
melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengemudi dan mengikuti prosedur pembuatan
SIM baru.

Berikut jumlah poin yang akan
diterima untuk kecelakaan lalu lintas.

5 poin

Pasal 310 ayat (1) dan (2):
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya
mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau
barang, atau menimbulkan dengan korban luka ringan dan kerusakan Kendaraan atau
barang.

Pasal 311 ayat (1): Setiap orang
yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan
yang membahayakan bagi nyawa atau barang.

Baca juga: SIM C Dibagi Jadi 3 Golongan, ini Bedanya dan Cara Buatnya

10 poin

Pasal 275 ayat (2): Setiap orang
yang merusak Rambu Lalu Lintas, Marka Jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas,
fasilitas Pejalan Kaki, dan alat pengaman Pengguna Jalan sehingga tidak
berfungsi.

Pasal 311 ayat (2) dan (3): Dalam
hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1 dengan sengaja mengemudikan
Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau
barang) mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan
atau barang atau mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka ringan
dan kerusakan Kendaraan.

Pasal 312: Setiap orang yang
mengemudikan Kendaraan Bermotor dan terlibat Kecelakaan Lalu Lintas lalu dengan
sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau
tidak melaporkan Kecelakaan Lalu Lintas kepada Kepolisian Negara Republik
Indonesia terdekat.

12 poin

Pasal 310 ayat (3) dan ayat (4):
Mengemudikan Kendaraan Bermotor karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan
Lalu Lintas dengan korban luka berat dan meninggal dunia.

Pasal 311 ayat (4) dan ayat (5):
Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1 dengan sengaja
mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi
nyawa atau barang) mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka
berat atau meninggal dunia.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *