NASA Berhasil Temukan 2.200 Eksoplanet Baru

 Teleskop antariksa TESS NASA yang diluncurkan pada 2018 silam, telah menangkap bukti lebih dari 2.200 kandidat planet yang mengorbit bintang di dekatnya yang terang, termasuk ratusan planet lebih kecil banyak yang kemungkinan planet berbatu dalam beberapa hal mirip dengan Bumi.

NASA menjelaskan pada pekan lalu manfaat dari planet – planet ini yang dimuat dalam makalah khusus

“Hal yang menarik adalah melihat peta planet ekstrasurya TESS sebagai daftar tugas – dengan 2.000 hal di dalamnya,” ujar Natalia Guerrero, peneliti di Institut Teknologi Massachusetts dan penulis utama makalah tersebut.

Beberapa penemuan luar biasa sejauh ini adalah :

1. Pi Mensae c, sebuah “mini-Neptunus” yang merupakan planet pertama yang ditemukan TESS. Sekarang dikenal sebagai salah satu dari setidaknya dua planet yang mengorbit bintang sekitar 60 tahun cahaya.

Baca Juga : Teori Planet Theia yang Ada di Bawah Bumi

2. TOI-700 d, (TOI adalah singkatan dari Tess Objects of Interest), di “zona layak huni” di sekitar bintangnya. Juga disebut zona Goldilocks, zona layak huni adalah jarak orbit dari sebuah bintang yang memungkinkan adanya kemungkinan air cair di permukaan planet berbatu dengan atmosfer yang sesuai. TOI-700 d berjarak sedikit lebih dari 100 tahun cahaya dan mengorbit bintang katai merah yang relatif dingin kurang dari setengah ukuran Matahari kita. 

3. TOI 125, diumumkan pada tahun 2019, adalah sistem multi-planet pertama TESS, dengan tiga mini-Neptunes dan, mungkin, dua planet kecil tambahan. Mereka mengorbit dengan ketat sebuah bintang mirip Matahari yang jaraknya lebih dari 360 tahun cahaya.

4. TOI 1338 b, planet pertama yang mengorbit dua bintang ditemukan oleh TESS. Salah satu dari beberapa planet “circumbinary” yang ditemukan selama 25 tahun terakhir, dunia ini mengorbit hampir melingkar di sekitar dua bintang yang mengorbit satu sama lain. Jarak sistemnya 1.300 tahun cahaya.

5. TOI 849 b mungkin merupakan keanehan yang sangat langka: inti sisa raksasa gas yang sangat besar dan padat yang atmosfernya yang tebal dan bergejolak dilucuti – atau tidak pernah terbentuk di tempat pertama. Planet ini, sekitar 700 tahun cahaya jauhnya, berukuran sekitar 40 kali massa, atau “berat”, Bumi, tetapi hanya tiga kali lebih besar di sekitarnya.

(cf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *