Prediksi Masa Depan Digital Marketing di Era New Normal


Foto: Unsplash

Teknologi.id – Di era new normal saat ini, digital
marketing menuntut perusahaan untuk mengatur ulang rencana strategi
dan terus mengembangkan eksperimen dalam praktiknya. Hal tersebut dikarenakan era
new normal yang memaksa terjadinya berbagai penyesuaian. Dalam hal ini,
tim pemasaran digital harus dapat mengubah rencana dari media dan kalender kampanye
mereka sesegera mungkin.

Penting untuk mengedepankan kegiatan
pemasaran yang memiliki nilai, meningkatkan pengalaman serta dorongan bagi
masyarakat. Jangan mengurangi kegiatan pemasaran, karena berdasarkan sebuah
studi terbaru dari American Association of Advertising Agencies menemukan bahwa
43% konsumen merasa yakin untuk mendengar dari merek. Selain itu, 56%
mengatakan mereka suka mempelajari bagaimana merek membantu komunitas  selama pandemi.

Perkembangan digital marketing
semakin meningkat didukung dengan penggunaan teknologi yang inovatif. Dengan
perubahan tersebut, bisnis-bisnis mulai berpindah ke internet advertising
untuk menarik konsumen yang potensial.

Internet advertising didukung oleh mobile,
sosial, dan programmatic yang terus mendorong pertumbuhan internet
advertising
secara pesat. Lalu bagaimanakah digital marketing di masa
depan?

Berikut adalah empat prediksi masa
depan digital marketing.

Baca juga: Tren Marketing Bisnis yang Harus Kamu Coba di 2021

Cost Increases

Biaya untuk digital marketing saat
ini cukup rendah dibandingkan dengan bentuk tradisional marketing lainnya
seperti iklan TV, radio, koran, dan billboard. Perusahaan mulai
memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan
Instagram, untuk mendapatkan awareness dan revenue tanpa
mengeluarkan biaya yang besar. 

Hal ini dilakukan karena semakin
banyak bisnis yang mulai menggunakan digital marketing. Sebagian besar generasi
milenial yang lahir pada era digital mulai terbiasa dengan digital advertising
dibandingkan dengan tradisional advertising, sehingga pergeseran bisnis perlu
beralih ke digital marketing.

Tetapi untuk dapat memaksimalkan
penggunaan platform-platform digital, dibutuhkan biaya yang lebih sehingga pada
akhirnya akan meningkatkan biaya advertising.

More Videos

Sebagian besar marketing platforms
telah menggunakan iklan video untuk meningkatkan keberhasilan pengiklanan online.
Tren ini kemudian akan meningkat karena video diharapkan dapat benar-benar
mendominasi dunia pemasaran dalam waktu yang singkat. Ketika video telah
menjadi bagian yang integral dari strategi pemasaran, masa depan akan dipenuhi
oleh iklan bergerak yang interaktif, singkat, dan sangat menghibur.

Going Mobile

Jumlah orang yang menggunakan
smartphone untuk melakukan kegiatan pembelian dan pencarian telah meningkat
pesat dalam beberapa tahun terakhir. Seorang digital marketing akan merancang
cara untuk secara khusus menargetkan pengguna smartphone, dari mobile optimization
ke on-the-go apps yang dirancang untuk mobile. Revolusi dari smartphone
tersebut mendukung berkembangnya digital marketing.

Untuk menghadapi dunia digital yang
dinamis saat ini, perusahaan perlu untuk memberikan fokus yang lebih terhadap
digital marketing. Menurut Capgemini Consulting, pada tahun 2013 terdapat 90%
perusahaan di seluruh dunia memiliki pengetahuan yang kurang dalam digital
skills.

Hal ini dapat menjadi hambatan bagi
perusahaan untuk bersaing dengan kompetitor. Perusahaan perlu untuk memiliki
karyawan yang memiliki pengetahuan dan skills di bidang digital marketing.

Permintaan terhadap tenaga kerja
digital marketing lebih banyak daripada jumlah yang tersedia. Sehingga
perusahaan perlu untuk memasang strategi dalam merekrut digital marketer yang
sesuai dengan posisi dan kualifikasi yang diperlukan perusahaan untuk dapat
mencapai tujuan perusahaan.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *