5+ Strategi Mencapai Tujuan Keuangan

Foto: Solusi Cerdas Keuangan

Seberapa Penting punya Tujuan Keuangan?

Banyak orang yang menyepelekan tujuan keuangan, “Ngapain buat tujuan keuangan? Saya hanya ingin kaya, banyak uang.”
Namun saya ingin berbagi pendapat
dengan Anda.

Menurut saya, mereka yang tidak memiliki tujuan keuangan
adalah mereka yang tidak tahu jelas langkah yang harus diambil.
Mengapa?

Bayangkan apabila Anda mengikuti
maraton, namun tidak mengetahui seberapa jauh harus berlari.

Bagaimana
perasaan Anda? Tidak peduli seberapa besar hadiah yang ditawarkan, tentu
Anda menjadi ragu dalam melangkah.
Disinilah tugas dari tujuan, dimana tujuan akan mengarahkan Anda. Tujuanlah yang akan menjadi dasar sebuah rencana.

[Baca Juga: Infografis: 5 Langkah Mencapai Tujuan Keuangan Pribadi]
 

Sebagai contoh, saat Anda membuat
tujuan keuangan untuk menabung sebanyak 1 juta rupiah per tahun, Anda
harus tahu instrumen investasi apa yang cocok, berapa tingkat
pengembalian yang sesuai, dan sebagainya.
Itu hanya satu contoh dari banyak
contoh lainnya.

Dari sinilah saya merasa bahwa tujuan keuangan itu
sangat penting dalam merencanakan keuangan.
Dengan demikian, orang yang bilang
tujuan keuangan itu tidak penting dan hanya bercita-cita untuk memiliki
banyak uang akan lebih sulit mencapainya ketimbang mereka yang punya
tujuan keuangan jelas.

Memangnya seperti apa strategi dalam mencapai tujuan keuangan agar dapat sesuai dengan harapan Anda?

Melalui artikel ini, Finansialku mengajak Anda membuat tujuan keuangan yang jelas dan terukur. Setelah
itu, Anda bisa mencapainya dengan mengaplikasikan 5+ strategi berikut
ini:
 

5+ Strategi Mencapai Tujuan Keuangan

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, Anda harus memiliki tujuan yang jelas dalam pengelolaan keuangan ini.
Finansialku sendiri penasaran nih sebenarnya apakah yang menjadi tujuan dari pengelolaan keuangan setiap orang, terutama viewer situs Finansialku.

Nah, oleh karena itu Finansialku disini ingin bertanya:

“Apa sebenarnya tujuan Anda mengelola keuangan pribadi Anda?”

 
Berikan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ya, terima kasih.

[Baca Juga: Ini 3 Langkah Mengelompokkan Tujuan Keuangan Agar Lebih Mudah Dicapai]
 

Nah, setelah mengetahui dengan jelas
tujuan keuangan Anda kini saatnya mengatur strategi untuk mencapai
tujuan tersebut. Finansialku merangkum 5+ strategi mencapai tujuan
keuangan dalam poin berikut ini:
 

#1 STEP 1: ASSESSMENT

Dalam perencanaan keuangan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu, dibutuhkan langkah pertama yakni assessment.
Assessment dilakukan untuk
mengetahui seperti apa kondisi keuangan Anda saat ini.

Anda kemudian
dapat menghitung seberapa jauh Anda menuju tujuan keuangan dan berapa
waktu yang tersedia untuk mencapainya.
Disini Anda sebaiknya mencari tahu
mengenai kondisi keuangan Anda dengan sejelas mungkin, misalnya mencakup
beberapa komponen berikut:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Aset dan tabungan
  • Pemasukan pasif
  • Utang dan kewajiban (angsuran), dan masih banyak lagi.

     

Anda bahkan bisa mengecek kesehatan
keuangan Anda dengan mudah menggunakan fitur aplikasi Finansialku.
Dengan demikian, Anda akan mengetahui perencanaan keuangan seperti apa
yang sebaiknya dibuat.

Jika Anda pengguna baru, Aplikasi Finansialku tersedia GRATIS bagi Anda. Yuk download aplikasi Finansialku sekarang dari Google Play Store atau dengan klik tautan berikut ini:

Nah, jika Anda sudah men-download aplikasinya, Anda bisa memanfaatkan fitur financial health check-up atau disebut juga cek kesehatan finansial untuk mengetahui posisi keuangan Anda saat ini.
 

#2 STEP 2: MONEY MANAGEMENT

Setelah mengetahui kondisi keuangan
Anda saat ini, kini saatnya pengelolaan keuangan riil-nya. Manajemen
keuangan adalah salah satu tools penting dalam mencapai tujuan finansial.

Manajemen keuangan adalah kegiatan
merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi aktivitas finansial
seperti pengadaan dan pemanfaatan dana baik bagi perusahaan maupun
pribadi.

Seperti kata Kepher Petra dari
Universitas Kisii, manajemen keuangan adalah salah satu bidang yang
fokus pada penggunaan modal, uang pinjaman, dan dana bisnis lainnya
secara efisien dan efektif serta proses pengambilan keputusan yang tepat
untuk memaksimalkan keuntungan dan penambahan nilai suatu entitas.

[Baca Juga: Pentingnya Money Management: Mengatur Ritme Pernapasan Investasi Saham]
 

Jika banyak yang berpendapat manajemen
keuangan hanya untuk perusahaan atau bisnis saja, kami justru
beranggapan bahwa manajemen keuangan pribadi pun penting.
Dengan manajemen keuangan, segala hal
yang akan inginkan, termasuk kebutuhan Anda sendiri dan keluarga selalu
terencana dengan detail.

Anda akan merencanakan keuangan bukan
hanya kebutuhan pokok, namun untuk aspek lain dalam kehidupan seperti
pergi berlibur, membeli aset, serta masih banyak lagi.
Oleh karena itulah, aplikasi
Finansialku siap membantu Anda mengelola keuangan.

Salah satu fitur yang
paling penting dalam pengelolaan keuangan adalah fitur pencatatan
keuangan dan anggaran.

Dengan fitur tersebut Anda
dimungkinkan mengetahui seluruh arus kas Anda setiap bulan dengan
pengelolaan maksimal menggunakan anggaran yang ada.

Anda juga akan sangat terbantu dalam
merencanakan keuangan untuk kebutuhan masa depan dengan berbagai fitur
pembelian barang, seperti fitur dana membeli rumah, kendaraan, hingga
dana pensiun.

Dari sini Anda akan dipandu untuk
berjalan di jalan yang sesuai untuk mencapai tujuan keuangan Anda, tapi
jangan lupakan step selanjutnya, yaitu goal setting.
 

#3 STEP 3: GOAL SETTING

Anda juga sebaiknya melakukan review dan analisis secara berkala untuk mengetahui apakah nilai dan tujuan keuangan Anda masih relevan dari waktu ke waktu.
Ingatlah bahwa kebutuhan berubah seiring waktu, dan perubahan kebutuhan ini bisa saja mengubah tujuan keuangan Anda.

Sebaiknya Anda melihat kembali apakah
nilai yang Anda anggap penting berubah apa tidak, dan bagaimana
dampaknya terhadap tujuan keuangan Anda. Jika memang dibutuhkan
perubahan, lakukanlah daripada dibiarkan berlarut-larut.

Hal ini sebaiknya dilakukan secara
berkala, misalnya setahun sekali. Anda tidak akan menyangka berapa
banyak hal yang berubah hanya dalam satu tahun.
Dengan goal setting, Anda
akan bisa terus berjalan sesuai dengan tujuan yang relevan dan tidak
banyak membuang-buang waktu untuk sesuatu yang sia-sia.
 

#4 STEP 4: CREATING A PLAN

Setelah mengetahui tujuan keuangan
dengan jelas, kini Anda siap membuat perencanaan keuangan sesuai dengan
tujuan tersebut. Anda disini melihat ke depan, dan membayangkan seperti
apakah keuangan masa depan yang Anda ingin capai dengan tujuan dan
pengelolaan yang ada.

Disini tugas Anda adalah membuat rencana akan apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk mencapai tujuan keuangan.
Sebagai contoh, jika tujuan Anda
adalah mengumpulkan dana pernikahan sebesar Rp300 juta dalam 5 tahun,
apa yang harus Anda lakukan?

 

[Baca Juga: Mau Nikah? Siapkan Dulu Keuangan dan Biaya Nikah 2020]
 

Apakah Anda akan bersenang-senang dan
mengambil Kredit Tanpa Agunan (KTA) saja 5 tahun lagi? Ataukah Anda akan
mulai mencari jenis tabungan atau instrumen investasi dengan tingkat
pengembalian tinggi? Berapa banyak uang yang perlu diinvestasikan setiap
bulannya?

Nah, inilah yang akan Anda tuliskan dengan jelas, seperti apa tindakan yang harus dilakukan dan produk keuangan apa yang sesuai.
Intinya, pengelolaan keuangan juga
membantu Anda merencanakan kebutuhan masa depan dan mulai bertindak
dengan segera.

Hasilnya adalah masa depan Anda lebih terjamin.
Contohnya saja dana pensiun. Dana
pensiun bukan sebuah hal yang bisa direncanakan hanya dalam beberapa
bulan.

Dibutuhkan proses panjang untuk merencanakan dana pensiun demi
masa pensiun yang sejahtera.
Oleh karena itu, segera kelola keuangan Anda yuk, agar masa depan Anda pun lebih baik dan sejahtera.

 

#5 STEP 5: EVALUATE ALTERNATIVES

Pernahkah Anda menonton film laga dan mendengar pertanyaan, “What is the plan B?”
Tentunya sering.
Artinya Anda harus selalu memiliki
rencana cadangan, sebagai alternatif apabila rencana utama Anda gagal
mencapai tujuan.

Pertimbangkan kondisi keuangan Anda saat ini,
nilai-nilai pribadi, dan kondisi kehidupan Anda untuk mengetahui rencana
cadangan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

[Baca Juga: 5 Pendidikan Keuangan yang Harus Diajarkan Seorang Ibu Kepada Anaknya]
 

Sebagai contoh, banyak perencana
keuangan menyarankan kliennya untuk tidak menyimpan uang di satu pundi
saja.

Artinya, jangan berinvestasi atau menabung hanya pada satu
instrumen.
Hal ini disebabkan oleh tingginya
risiko untuk hanya memiliki satu rencana, dimana apabila pundi tersebut
gagal, Anda sudah kehabisan uang untuk melanjutkan langkah Anda.

Dengan menyebar uang ke beberapa pundi
sekaligus, Anda sudah memiliki rencana cadangan. Terutama apabila satu
pundi gagal, Anda tahu bahwa Anda bisa mengupayakan pundi lainnya untuk
menutupi kegagalan tersebut.

 

#6 STEP 6: MONITORING 

Bagaimana hasil rencana Anda? Apakah sukses atau gagal?
Agar bisa meminimalisasi kegagalan
sejak dini, Anda sebaiknya melakukan pemantauan secara berkala. Kemudian
lakukan perubahan apabila dibutuhkan.

Sebagai contoh, anggap Anda sudah
memiliki sebuah tujuan dan memanfaatkan logam mulia sebagai instrumen
investasi Anda. Anda kemudian dengan tenang membiarkan emas aman di
lemari Anda, tanpa memperhatikan harganya.

Anda berpikir, “Sudah,
tinggal tunggu 10 tahun lagi, pasti sudah berlipat ganda emas ini.”

[Baca Juga: Berapa Biaya Pendidikan di International School dan Kuliah Luar Negeri? Ini Ilustrasi dan Contoh Perencanaan Keuangan]
 

Suatu hari harga emas jatuh dan
menyebabkan Anda tidak bisa mencapai tujuan Anda. Anda kemudian panik
dan mencari rencana cadangan apa yang bisa menyelamatkan investasi Anda.

Padahal, banyak data dan tools
yang bisa membantu Anda memantau seperti apa investasi Anda. Misalnya
saja, Anda bisa melihat kondisi-kondisi seperti apa yang akan
mempengaruhi harga emas.
Kemudian Anda harus terus memantau dan
melihat fluktuasi tersebut.

Dan Anda bisa meminimalisasi risiko
kerugian dengan pemantauan ini.
Dalam kasus tadi, anggaplah Anda sudah
mengetahui akan terjadi penurunan harga, maka Anda sebaiknya segera
menjual emas Anda dan mencari instrumen investasi lain.

Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati.

 
Capai Tujuan Keuangan Pribadi Anda
Jangan pernah beranggapan bahwa tujuan
keuangan itu tidak penting. Melalui pembahasan di atas, Anda tentu
sudah paham seberapa penting untuk menentukan tujuan keuangan, membuat
rencana, hingga melakukan tindakan untuk mencapai tujuan itu.

Mulailah mengaplikasikan beberapa strategi di atas agar Anda juga bisa mencapai tujuan keuangan pribadi Anda.
Apabila strategi ini terbukti
berhasil, jangan lupa bagikan pengalaman Anda pada kolom komentar di
bawah. Kami sangat menghargai sharing pengalaman Anda. Terima kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *