Sukses Mendarat, Namun Roket SpaceX Langsung Meledak

Foto: BBC

Teknologi.id – Prototype roket SpaceX baru saja
berhasil mendarat untuk pertama kalinya di Texas, Amerika Serikat pada Rabu (3/3/2021). Namun, tak berselang lama, 8 menit setelahnya roket tersebut
meledak dan hancur berkeping-keping.

Dilansir dari Reuters, upaya pendaratan
ketiga tersebut berakhir dengan api setelah Starship sukses melakukan uji
terbang. Roket tersebut dikembangkan oleh SpaceX untuk nantinya dapat membawa
manusia dan 100 ton kargo untuk misi masa depan ke Bulan dan Mars.

Roket SN10 diterbangkan sekitar pukul
17.15 waktu setempat. Roket itu meluncur sejauh sekitar 10 kilometer di atas
permukaan Bumi, dan kembali ke Bumi untuk pendaratan.

Tidak jelas apa yang menyebabkan
roket itu meledak setelah mendarat. Siaran langsung melalui situs SpaceX
dihentikan usai insiden roket meledak tersebut. CEO SpaceX Elon Musk tidak
ambil pusing, sebab menurutnya meledaknya roket SpaceX merupakan sebuah insiden yang normal.

Insprucker menambahkan, SpaceX
memiliki beberapa protoype lain yang sudah dalam tahap produksi, dan
berikutnya SN11 akan siap diluncurkan untuk uji coba dalam waktu dekat.

Baca juga: Hotel Luar Angkasa Bakal Dibuka 2027, Berapa Tarifnya?

Insprucker, yang menjadi pembawa
acara peluncuran tersebut mengatakan tujuan utama dari tes tersebut adalah
untuk mengumpulkan data tentang bagaimana flap roket sebagai pengendali saat
turun kembali ke Bumi bekerja sempurna.

SpaceX mendesain Roket SN10 serupa
dengan SN8 dan SN9 yang telah diuji coba, yaitu dengan tiga mesin yang dijuluki
Raptor. Mesin tersebut dikabarkan di buat mati agar roket bisa turun ke bumi
dan berada di posisi horizontal dan kemudian vertikal sesuai yang diinginkan
dengan bagian posisi mesin menghadap permukaan tanah. Setelah itu mesin kembali
dinyalakan untuk memperlambat roket jatuh ke bumi, dan berhasil mendarat.


Sumber: Bloomberg Technology

Sebelumnya protoype roket
SpaceX Starship SN8 dan SN9 juga melakukan uji coba yang sama, yaitu terbang
pada ketinggian yang ditentukan. Namun saat hendak mendarat, kedua roket
tersebut gagal mendarat, alias meledak saat hendak menyentuh tanah.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *