Yuk Maksimalkan Pemasaran Online-mu dengan Hashtag!

Foto: Boredom Therapy

Terkadang, hal-hal terkecil memiliki dampak yang begitu besar bagi banyak bidang. Salah satunya adalah simbol ini : #. Tentu saja, semua orang sudah tahu ini simbol apa. Sejak kemunculannya di era awal Twitter, hashtag telah menjadi hal yang tidak terpisahkan dari penggunaan media sosial. Cukup pasangkan simbol ini dengan kata kunci tertentu, maka kita bisa mencari beragam hal dan informasi yang terkait dengan simbol ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, hashtag tidak hanya berfungsi untuk mempermudah jangkauan pengguna media sosial dengan topik dan informasi yang ia cari, tetapi juga sebagai perpanjangan tangan dalam pemasaran online banyak bisnis. Tetapi, meskipun fungsinya begitu luas, para pengusaha yang ingin memasarkan bisnisnya secara online perlu memahami beberapa jenis hashtag berikut yang tergolong efektif untuk pemasaran online:

1. Trending hashtags: Umumnya digunakan untuk ikut bagian suatu tren atau atau peristiwa yang tergolong viral. Meskipun begitu, jenis hashtag ini tidak berumur panjang dan sifatnya cepat hilang.

2. Content hashtags: Jenis hashtag ini berkaitan dengan konten yang diangkat atau dibawakan oleh suatu media sosial. Misalkan, sebuah kedai kopi yang menggunakan #coffee untuk membahas konten terkait dengan produk kopinya atau cara meracik kopi.

3. Holiday hashtags: Hashtag yang banyak dipakai saat ada hari-hari besar atau libur tertentu, seperti Natal, Tahun Baru, Lebaran, dan lain sebagainya.

4. Brand hashtags: Hashtag yang dipakai dengan menggunakan nama brand atau bisnismu sendiri.

5. Community hashtags: Jenis hashtag yang biasa dipakai untuk membangun basis komunitas atau pelanggan dari bisnismu.

6. Location-based hashtags : Hashtag yang digunakan untuk merujuk kepada lokasi atau daerah tertentu.

Kalau Sudah Tahu Jenis-jenisnya, Lalu Apa Dong?

Setelah mengetahui jenis-jenis hashtag yang ada di media sosial, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk memaksimalkan penggunaannya:

1. Sesuaikan dengan kebutuhan bisnismu

Kamu harus selalu fleksibel dengan situasi dan kebutuhan bisnismu. Jika kamu ingin melakukan pemasaran di masa liburan dan hari besar, kamu bisa gunakan holiday hashtags. Jika kamu melakukan pemasaran untuk menjangkau lokasi tertentu, gunakan location hashtags. Intinya adalah selalu pahami kebutuhan bisnismu dan sesuaikan dengan jenis hashtag yang tersedia.

2. Lakukan analisa kata kunci

Ada banyak sekali situs yang dapat membantu kita untuk mengetahui tingkat penggunaan kata kunci tertentu. Cari kata kunci yang ingin kita gunakan, lalu lihat frekuensi penggunaannya. Hal sederhana ini membantu kita untuk melihat seberapa besar jangkauan dari kata kunci yang ingin kita gunakan.

3. Cari tahu hasilnya

Sekarang ini, sudah tersedia beragam tools yang memungkinkanmu untuk melacak dan mengetahui efektivitas hashtag yang kamu gunakan. Umumnya, tools yang tersedia menganalisa tingkat mention, reply, dan follow yang terkait dengan penggunaan hashtag tertentu. Cari tahu apakah ada penurunan dan peningkatan. Ini akan membantumu untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih efektif di masa depan.

4. Selalu belajar dari brand lain

Pembelajaran tidak selalu berasal dari dalam diri sendiri, melainkan juga dari luar diri. Ada banyak kasus tentang bagaimana brandtertentu dapat melakukan pemasaran secara sukses hanya dengan menggunakan hashtag. Pelajari cara mereka melakukan itu, apa yang ingin mereka bangun dan rancang, hingga hasil akhirnya.

Hashtag memang terkesan sederhana. Akan tetapi, bukan berarti kita perlu menggunakannya secara sembrono dan berharap untuk memperoleh hasil yang wah. Diperlukan proses dan analisa yang mendalam terkait penggunaan simbol yang satu ini dalam bisnis. Dengan memahami strategi yang tepat dan fungsi setiap hashtag yang tersedia, niscaya kamu akan berhasil melakukan pemasaran online dengan akurat dan efektif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *