Hal yang Harus Kamu Ketahui Mengenai Pekerjaan UX Researcher

Foto: Qual 360

Teknologi.id –
Bagi yang bekerja di start-up, mungkin sudah sering mendengar mengenai UX (User
Experience) Researcher. Tetapi bagi yang belum sempat mendalami pekerjaan yang
berkaitan dengan digital mungkin masih asing dengan pekerjaan ini.

Apa itu UX Researcher? UX Researcher adalah orang yang
bertugas melakukan riset keseluruhan mengenai produk yang dibuat.

Hasil dari riset tersebut diterapkan kepada produk yang
dibuat agar sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Proses riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi
permasalahan lalu menemukan kebutuhan pengguna dan solusinya.

Baca juga: Strategi dalam Recruitment Startup

Tujuan dilakukannya penelitian tersebut  dikutip dari Glints, untuk meningkatkan
kualitas dan membuat desain produk agar bisa menjadi lebih baik dan sesuai
dengan keinginan dari para target pengguna.

Jadi produk yang dibuat oleh tim produk seperti UI/UX Design
dan UX Writer bisa dipahami oleh semua pengguna dan menambah kepuasan
penggunannya.

UX Researcher juga harus bisa mengumpulkan data mulai dari
apa saja yang dibutuhkan oleh pengguna dari produk yang ditawarkan.

Contohnya ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan
pengguna, maka seorang UX Researcher harus bisa menemukan solusi untuk
mengatasi masalah tersebut.

Jadi nantinya pengguna bisa merasakan kemudahan saat
menggunakan produk yang telah dibuat. Mulai dari desain, warna hingga pemilihan
font juga perlu diperhatikan agar
pengguna bisa mengaksesnya lebih mudah.

Baca juga: Deretan Pekerjaan yang Sangat Dibutuhkan di Era Industri 4.0

Ada banyak jenis penelitian yang biasanya dilakukan oleh UX
Researcher, biasanya setidaknya melakukan tiga penelitian yaitu wawancara,
survei dan kuisioner, dan tes A/B.

Wawancara bertujuan untuk memperdalam kebiasaan pengguna
serta mengetahui kesulitan atau keinginan pengguna seperti apa.

Survei dan kuisioner 
tujuannya sama seperti wawancara, biasanya dilakukan dalam skala besar
karena lebih cepat dan efektif namun terkadang kurang mendalam dibandingkan
dengan wawancara.

Tes A/B dilakukan untuk mengetahui keinginan pengguna dari
hal yang berbeda. Misalnya pengguna disuruh memilih salah satu di antara dua
pilihan yang berbeda misalnya gambar, warna, font, dan lainnya.

Baca juga: Inilah Karir UI/UX yang sedang Banyak Dicari oleh Perusahaan

Dikutip dari Ekrut hari Selasa 16
Februari 2021, dalam melakukan pekerjaannya, UX Researcher dapat menggunakan tools
UX Research sebagai
penunjang.

Ada banyak tools yang
dapat digunakan, beberapa di antaranya seperti 

  • SmartLook. Tool ini
    merekam apa yang biasa dilakukan pengunjung di sebuah situs serta journey yang
    mereka lewati saat membuka situs tersebut. 
  • Localytics.
    Dengan tool ini peneliti dan tim produk dapat
    mengidentifikasi siapa pengguna dan bagaimana mereka menggunakan
    aplikasi. 
  • WEVO. Tool ini
    dapat membantu UX Researcher untuk
    mempelajari mengapa pengunjung situs tidak melakukan konversi dan
    mengikuti rekomendasi. 
  • Use Hans. UX Researcher dapat
    menggunakan tool ini untuk berinteraksi langsung dengan
    pengguna dan mengajukan pertanyaan terkait A/B testing. 
  • Bugsee. Tool ini
    berfokus pada pelaporan bug. UX Researcher dapat
    menggunakan tool ini untuk melacak bug secara
    lebih efisien. 
  • Countly. Tools ini
    digunakan untuk analitik produk mobile apps. Tools ini dapat melacak
    perjalanan pelanggan di situs, desktop dan aplikasi mobile

Jika kamu tertarik menjadi UX Researcher, Teknologi.id
mempunyai kelas premium yang menarik yaitu Journey become a Product Manager
dengan pemateri yang expert di bidangnya yaitu Devi Eko Irianto yang saat ini
bekerja sebagai Senior Product Manager di IDN Media.

Hanya dengan Rp100.000 per bulan sudah mendapatkan
keuntungan di antaranya 2x sesi Zoom per bulan, akses full tanpa batas waktu, 4
sumber materi yang bisa di download tiap bulannya, bebas tanya jawab tanpa
batas, serta tugas agar lebih mendalami bidang. Jika kamu tertarik untuk
mendaftar, bisa klik disini

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *