Interceptor: Perahu Militer AS yang Mampu Merangkak di Darat

Foto: Iguana USA

Teknologi.id – Angkatan Laut AS baru saja membeli
sebuah jenis kapal yang belum pernah ada sebelumnya. Jenis perahu tersebut tidak
membatasi penggunaannya hanya di atas air. Perahu tersebut bernama Iguana
Interceptor, perahu buatan Prancis yang memiliki kecepatan tinggi.

Teknologi menakjubkan dari perahu ini
adalah selain mampu bergerak cepat di air, perahu ini juga mampu mengeluarkan
sebuah kaki yang dapat membuatnya merangkak di darat.

Popular Science mengatakan bahwa
Angkatan Laut AS berencana menggunakan perahu tersebut untuk misi pengawasan di
daerah air dangkal. Hal tersebut akan membuat kemampuan Interceptor tersebut
efektif baik di air maupun darat.

Ketika di laut, Interceptor terlihat
seperti perahu lainnya. Ia memiliki lambung berbahan fiberglass yang
diperkuat dengan serat karbon, dua mesin tempel berkekuatan 350 tenaga kuda, dan
kecepatan yang mencapai 50 knot atau 57 mil per jam di darat. Interceptor memiliki
kursi untuk lima orang dan dapat membawa beban hingga total 2.645 pound.

Semua fitur tersebut merupakan
standar untuk sebuah perahu cepat. Namun, terdapat satu kelebihan yang dimiliki
oleh Interceptor selain kemampuannya merangkak di darat. Interceptor
menggunakan hidrolik dengan sepasang kaki karet seperti tangki.

Baca juga: Raiders B-21: Pesawat Pengebom “Terkeren” Abad Ini

Kaki yang diperkuat dengan Kevlar tersebut
memungkinkan perahu merangkak langsung keluar dari air ke darat dengan
kecepatan 4,3 mph. Perahu tersebut dapat mengeluarkan kaki-kakinya hanya dalam waktu
8 detik. Di darat, tinggi dari Interceptor mencapai hampir 11 kaki.

Beberapa keuntungan yang dimiliki perahu
dengan kemampuan operasi di darat. Interceptor dapat berkendara ke pedalaman
dan mengirimkan perbekalan, mengambil pasukan yang terluka, atau membantu dalam
upaya bantuan bencana.

Interceptor sebenarnya bukan sebuah kendaraan
tempur.  Meskipun mampu memasang senapan
mesin di dalamnya, Interceptor tidak memiliki sistem perlindungan yang baik. Perlindungan
utama perahu ini adalah kecepatan tingginya yang mencapai 60 mph.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *