Rudal Balistik RS-28 Sarmat Milik Rusia Bisa Hancurkan AS

Rudal Balistik RS-28 Sarmat merupakan rudal antar
benua yang dimiliki oleh Rusia.

Rudal ini dijuluki Satan II oleh
NATO dan diklaim bisa menghancurkan area seluas Texas, kira-kira seluas 696.241
kilometer persegi.

Hebatnya, rudal ini punya kecepatan Mach 20 atau
sekitar 24.000 KM/jam. Dengan kecepatan seperti itu maka hanya butuh kurang
dari 15 menit dari Moskow untuk menghunjam Inggris.

Baca juga: Inilah Fungsi Seaglider, Bisa Buat Mata-mata?

Sebagai perbandingan, rudal-rudal
supersonik seperti Brahmos atau Yakhont kecepatanya hanya dikisaran Mach 3-4
atau sektar 3000-5000 KM/jam .

Proses pengembangan rudal ini
dimulai sejak tahun 2000-an untuk menggantikan R-36M2 Voyevoda.

Berat satu rudal RS-28 Sarmat
sekitar 200 ton dan bisa membawa hingga 16 hulu ledak sekaligus dengan total 10
ton.

Panjang rudal balistik antarbenua
ini sepanjang 35,3 meter dengan diameter 3 meter. Daya jangkau sekitar 10.000
km–18.000 km. Yang berarti dapat menjangkau negara Amerika Serikat.

Baca juga: Inilah Teknologi Tank Leopard 2RI MTB yang Mematikan

Berat satu rudal RS-28 Sarmat
sekitar 200 ton, dan bisa membawa 16 hulu ledak sekaligus atau sekitar 40
megaton alias 2.000 kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima
dan Nagasaki pada tahun 1945, dikutip
dari militermeter.

Rusia mengklaim rudal RS-28
Sarmat dirancang untuk mampu mengalahkan semua sistem perisai anti-rudal yang
ada sekarang maupun yang akan datang.

Menurut laporan media Inggris The
Times dikutip dari iNews Senin 08 Februari 2021, perilisan RS-28 beberapa kali
ditunda karena uji cobanya juga molor.

Baca juga: Teknologi Jet Tempur Pertama Boeing, Pesawat F-15EX

Foto: Tempo

Teranyar, Wakil Menteri
Pertahanan Rusia Alexei Krivoruchko mengatakan, waktu pengujian sudah semakin
dekat.

“Saya tegaskan, uji coba
ejeksi rudal Sarmat selesai dengan hasil positif. Dalam waktu dekat kami akan
melakukan uji terbang roket yang kompleks ini. Dari kemampuannya, tidak ada
rudal pertahanan, bahkan yang paling canggih sekalipun, dapat
mencegatnya,” ujarnya, dikutip dari iNews.

Menurut Interfax, pengujian akhir
rudal RS-28 Sarmat akan dilaksanakan pada tahun 2021.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *