Cara Jual Foto di Shutterstock, Modal Kamera HP Jadi Cuan!

Apakah kalian seorang yang hobi jepret-jepret foto menggunakan kamera HP? Jika iya, tentunya sayang sekali jika hasil foto tersebut hanya dijadikan penghias galeri semata.

Pernah dengar Shutterstock? Platform penyedia gambar dalam bentuk foto, vektor atau lukisan tersebut bisa menjadi alternatif sumber cuan, apalagi di kala masa pandemi seperti ini di mana banyak orang menderita kesulitan ekonomi.

Baca juga: 5 Cara Nonton YouTube Dapat Uang Terbaru 2021, Easy Money!

Hanya bermodal foto-foto dari kamera HP, kalian bisa mengunggahnya di platform tersebut dan tinggal menunggu pembeli berdatangan untuk membeli foto-foto kalian. Penghasilan yang bisa didapatkan dari Shutterstock pun cukup lumayan karena kita akan mendapatkan pendapatan dalam mata uang dolar!

Tak usah berlama-lama, jika kalian penasaran dan berminat untuk menghasilkan cuan dari Shutterstock, berikut ini Teknologi.id rangkum cara jual foto di Shutterstock agar foto-foto di galeri HP kalian lebih produktif!

Cara Jual Foto di Shutterstock

Berikut ini langkah-langkah mudah untuk menjual foto melalui Shutterstock:

1. Buka situs resmi Shutterstock atau unduh aplikasi Shutterstock di toko aplikasi HP, kemudian daftar atau log in jika sudah memiliki akun.

2. Setelah masuk, pada beranda profil klik tombol UPLOAD untuk unggah foto.

Tinggal pilih folder atau drag-n-drop mereka ke halaman upload.

3. Setelah proses pengunggahan selesai, tombol NEXT akan muncul. Klik dan kemudian tulis deskripsi dan keyword.

Langkah ini sangat penting dan jangan sampai dilompati! Pastikan keyword relevan dan akurat.

4. Setelah selesai, tekan SEND.

Pihak Shutterstock akan meninjau foto tersebut untuk memastikan bahwa foto-fotonya jelas, legal, diberi tag, dan lainnya. Mereka akan menyediakan lisensi di situs Shutterstock dalam satu atau dua hari.

Dengan strategi yang tepat dan keyword yang digunakan relevan dan tepat sasaran, dijamin foto-foto kalian akan laris terjual!

Baca juga: Cara Mengatasi Filter Instagram Tidak Muncul atau Lemot

Kriteria Penjualan di Shutterstock

Meski begitu, perlu diketahui juga ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebelum kalian mengunggah dan menjual foto di Shutterstock. Apa saja?

  • Visible Trademark, artinya foto yang kamu unggah ke Shutterstock terdapat logo atau merk. Seperti tidak boleh ada terdapat baliho atau iklan yang bertebaran di jalan baik menempel di dinding, kaca, atau tempat lainnya yang mana iklan tersebut tertangkap oleh kameramu.
  • Editorial Photo, jika tidak memungkinkan menghilangkan merek di foto, maka kamu perlu mengunggahnya dengan metode editorial. Kalau kamu memilih foto editorial, fotomu tidak bisa digunakan untuk urusan bisnis, tetapi hanya diambil untuk ilustrasi berita terkini saja.
  • Model Release, artinya dalam fotomu terdapat orang yang terpampang sangat jelas. Jika kamu mengenal model tersebut, kamu harus mengisi model release form dan harus ditandatangani oleh orang tersebut. Namun jika sebaliknya, kamu harus menjadikannya foto editorial.
  • Non-Licensable Content, artinya kamu mengunggah konten yang ilegal atau tidak berizin.
  • Noise, Artifacts, Film Grain, maksudnya Shutterstock tidak bisa menerima foto yang terdapat noise di dalamnya.
  • Focus & Composition, sejumlah foto gagal di-upload karena dalam foto tersebut tidak jelas di mana titik fokus objeknya. Untuk memastikannya bisa gunakan software edit foto laptop atau PC terbaik.
  • Size Gambar, Shutterstock hanya menerima foto dengan ukuran 4 megapiksel dan memiliki kualitas gambar tinggi atau tidak pecah saat di-zoom. Kamu bisa mengeditnya menggunakan aplikasi edit foto dulu.
  • Title/ Deskripsi, carilah judul yang tepat untuk menggambarkan suasana dalam foto tersebut.

Baca juga: Download Preset Lightroom Gratis Ini Biar Fotomu Makin Kece!

Nah, itulah cara-cara beserta kriteria untuk menjual foto di Shutterstock. Bagaimana? Tertarik untuk mendulang cuan dari jepretan foto kalian?

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *