Cerita di Balik Meme Viral Bernie Sanders

Foto: USA Today

Fotografer kantor berita Agence France-Presse (AFP) Brendan
Smialowski, menceritakan kisah di balik foto Bernie Sanders yang kemudian
menjadi meme. Pada wawancaranya dengan majalah Rolling Stone, Smialowski menuturkan sebenarnya foto tersebut adalah foto yang gagal. Meski begitu, foto tersebut justru menarik banyak perhatian sendiri dan
menyebar luas di media sosial sebagai meme Bernie Sanders.

Detik-detik Smialowski memotret Sanders berawal saat dia mengawasi
Senator Ted Cruz dan Josh Hawley, lalu perhatiannya beralih ke Senator Vermont
tersebut. “Dia orang terkenal. Dia kandidat kuat selama pemilihan primary. Citra
politiknya populer,” ucap Smialowski.

Kemudian tibalah momen ketika Sanders duduk sendirian di kursi, dengan
memangku paha dan melipat tangan. Pakaiannya menjadi sorotan karena dia seakan tampil seadanya yakni dengan mengenakan jaket
dan sarung tangan wol, ketika tamu-tamu lainnya berdandan glamor.

“Fotonya sendiri tidak
terlalu bagus. Itu bukan komposisi yang bagus. Aku tidak akan memasukkannya ke
portofolio,” ucap Smialowski.

Baca juga: Cara Memindahkan Kontak dari Android ke iPhone

Di momen tersebut fotografer asal Connecticut juga mengambil dua foto, dan
menurutnya foto kedua yang lebih baik. Namun, Smialowski memutuskan untuk mengirim yang pertama karena posenya
sedikit lebih baik. “Tapi komposisinya jelek. Itu berantakan, tapi momennya lebih
baik. Aku selalu menekankan bahwa dalam foto jurnalistik, komposisi
diutamakan daripada konten. Buatlah agar terlihat cantik setelahnya,

” ucapnya.

Fokus Smialowski sebenarnya adalah Senator Ted Cruz dan Josh Hawley. Tetapi mata yang lain memerhatikan sekitar dan Smialowski melihat gerak-gerik
Sanders. Di foto jepretannya, Bernie Sanders terlihat sedang bosan, namun menurut Smialowski situasi sebenarnya tidak seperti itu.

“Jadi ini benar-benar masuk ke jenis foto yang aku tidak suka, yang
mengabadikan momen sangat spesifik, yang memberikan semacam
kesalahpahaman,” jelasnya. 

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *