Ketentuan Jam Kerja dalam RPP Turunan UU Cipta Kerja, Ada Masuk 6 Hari

PERATURAN TURUNAN UU CIPTA KERJA

Pemerintah telah merilis draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ini merupakan salah satu draf peraturan turunan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Di antara poin yang diatur dalam ketentuan tersebut adalah mengenai jam kerja dan upah lembur.

Seperti diketahui, ada perbedaan antara ketentuan UU Cipta Kerja dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan menyangkut jam kerja. Di mana, UU Cipta Kerja memungkinkan pemberi kerja mempekerjakan karyawan hingga enam hari dalam sepekan.

Kini, dalam RPP tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dijelaskan bahwa ada jam kerja bagi buruh yang masuk lima hari atau enam hari dalam sepekan.

Dalam Pasal 20 RPP tersebut dijelaskan bahwa pada dasarnya jam kerja karyawan tetap 40 hari dalam sepekan. Maka, karyawan yang masuk enam hari sepekan, jam …

Selengkapnya : Ketentuan Jam Kerja dalam RPP Turunan UU Cipta Kerja, Ada Masuk 6 Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *