Sejumlah Penjualan Poco M3 Dibatalkan, Poco Rugi Miliaran

Foto: Poco

Teknologi.id – Poco Indonesia baru-baru ini membawa
kabar bahwa mereka membatalkan sejumlah transaksi Poco M3 di Lazada. Pembatalan sejumlah
transaksi Poco M3 tersebut angkanya diklaim mencapai miliaran rupiah. Lantas,
publik pun bertanya-tanya, mengapa demikian?

Ditemukan sejumlah transaksi yang
dianggap tidak wajar menjadi alasan mengapa penjualan tersebut dibatalkan.
Transaksi tersebut disinyalir dapat merugikan berbagai pihak. Langkah Poco
tersebut dinilai sebagai tindakan yang cukup berani.

Product PR Manager Xiaomi Indonesia, Andi Renreng mengatakan
jika keputusan ini adalah salah satu bentuk upaya mereka untuk melawan pihak-pihak
yang menjual kembali produk yang didapatkan melalui flash sale dengan harga
yang lebih tinggi dari harga resmi. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai bentuk
penimbunan.

Dalam penjualan yang
dilakukan pada hari Selasa (26/01/2021) lalu, Poco mengklaim sebanyak 50 ribu
unit Poco M3 ludes terjual dalam waktu lima menit. Penjualan tersebut dilakukan
pada pukul 10.00 WIB di tiga e-commerce yakni Lazada, Akulaku, dan Mi.Com.

Baca juga: Ada 1 Miliar Lebih iPhone Aktif di Dunia, Banyak Banget!

Tindakan penimbunan ini dianggap akan
merugikan para penggemar dari anak perusahaan Xiaomi tersebut. Para peminat
Poco dinilai akan mengalami kesulitan dalam membeli produk Poco
dengan harga resmi.

Andi Renreng pun memberikan statement-nya
terkait hal tersebut.

“Kami (Poco) berkomitmen
untuk melindungi konsumen serta memastikan semua orang mendapatkan kesempatan
yang sama dalam mendapatkan inovasi dan teknologi dari smartphone POCO.
Kami memohon maaf apabila ada yang terkena dampak dari pembatalan ini, semoga
memahami bahwa kami melakukannya demi kepentingan bersama,” ujar Andi
ketika diwawancarai.

Namun, pembatalan
tersebut akan dibarengi dengan penjualan tambahan. Penjualan tambahan tersebut
dikabarkan akan dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2021 pukul 10.00 WIB
melalui aplikasi e-commerce Lazada. Sementara itu, penjualan untuk
tanggal 2 Februari akan dilakukan sesuai jadwal semula.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *