Mercedes-Benz EQS Hadirkan Teknologi dan Fitur Terbaru

Foto: autoevolution

Teknologi.id – Mercedes-Benz mulai menghadirkan secara masif mobil
listrik terbarunya. Anggota dewan manajemen Daimler AG dan Mercedes-Benz AG,
Markus Schafer mengatakan “Kami bermaksud untuk memimpin di bidang e-mobilitas
dan fokus khususnya pada teknologi baterai. Kami mengambil pendekatan yang
komprehensif, mulai dari penelitian dan pengembangan hingga produksi, dan juga
termasuk kerja sama strategis,” dikutip dari Republika.

Baca juga: Spesifikasi Ferrari 458 Speciale yang Dilelang Rp6,4 Miliar

Sedan mewah listrik pertama
Mercedes-Benz ini akan mulai diproduksi pada semester pertama 2021 di Pabrik
56, Sindelfingen, Jerman.

Sedangkan baterai SUV kompak akan
diproduksi di Kamenz, Jerman dan Jawor, Polandia, kemudian pabrik baterai
Tuscaloosa (AS) membuat baterai untuk varian SUV EQS dan EQE mulai 2022.

Desain eksterior tampaknya
pabrikan masih merahasiakan detail dari EQS dengan jubah kamuflase. Kendati
begitu, minimal sudah diketahui sang sedan EV flagship pabrikan mengacu rancangan konsep awal yang begitu
futuristis.

Beberapa teknologi yang dibawakan
sudah dijelaskan lewat teaser video
vertikal yang belum lama ini mereka unggah. Salah satunya adalah Torque Shift.

Baca juga: Nissan Magnite Vs KIA Sonet, Harga Mirip, Siapa Unggul?

Dikutip dari Oto, Torque Shift merupakan peranti pembagi
porsi pengantaran di ke setiap poros roda tergantung terhadap beberapa
variabel.

Torque Shift akan mengatur daya paling optimal tergantung dinamika
berkendara. Semua itu terjadi berdasarkan perhitungan Central Powertrain Controller (CPC) sebagai otak pintar EQS.

Singkatnya, dapat membuat arah
tikungan lebih presisi sekaligus meminimalisir selip sesuai yang dilakukan oleh
pengemudi.

Mungkin lebih fleksibel ketimbang
torque vectoring dan konon bikin EQS
jadi lebih hebat dari saudara satu kasta di ranah konvensional.

Fitur terbaru lain yang dibawakan
adalah Mercedes-Benz User Experience (MBUX) bernama Hyperscreen.

Baca juga: Mitsubishi Pajero Sport Facelift akan Dirilis di Indonesia?

Hyperscreen akan menggunakan unit
layar besar dan melengkung yang membentang di seluruh lebar dasbor, serta dapat
menampilkan layanan yang dapat disesuaikan dengan pengguna baik untuk pengemudi
dan penumpang depan.

Dari segi hardware, tampilan layar MBUX Hyperscreen ini terbuat dari Gorilla Glass yang dilapisi material anti glare,
selain itu dilengkapi dengan unit pengolah delapan inti, RAM 24 GB, dan Memori
yang memiliki bandwidth secepat 46,4
GB per detik.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *