7 Milenial yang Akan Dongkrak Dunia Digital di Indonesia

Foto: Adi Arriansyah, Founder dan CEO Sagara Technology

Teknologi.id – Dalam satu dekade kebelakang ini
perkembangan teknologi dan digital di Indonesia terus mengalami kemajuan. Hal
tersebut bukanlah tanpa alasan. Pasalnya pada 2018 silam, tercatat 525 perusahaan
startup telah lahir dari program 1.000 startup yang dicetuskan
oleh pemerintah.

Bahkan, Menteri Komunikasi dan
Informatika Indonesia (Menkominfo), John G Plate mengungkapkan jika saat ini
Indonesia menduduki urutan nomor lima dunia dengan jumlah startup terbanyak,
yakni sebanyak 2.193 perusahaan startup pada 2019. Pada tahun 2020 lalu,
tercatat Indonesia telah memiliki empat startup yang telah berstatus
unicorn dan satu decacorn.

Survei mencatat, sebanyak 70 persen
dari startup yang ada di Indonesia dibangun oleh founder yang
memiliki usia rata-rata 25 hingga 38 tahun atau termasuk kategori generasi
milenial (kelahiran 1981-1996). 

Itu artinya, roda perkembangan
teknologi Indonesia saat ini dipegang oleh para generasi milenial. Generasi
milenial saat ini menjadi tumpuan dari perkembangan dunia bisnis digital dan startup
yang tentunya memiliki potensi besar untuk mengangkat nama Indonesia.

Baca juga: Vaksin Pfizer Terbukti Ampuh di Israel

1. Adi Arriansyah

Foto: Adi Arriansyah, Founder dan CEO Sagara Technology 

Adi Ariansyah merupakan pemuda
kelahiran Semarang berusia 30 tahun. Adi Ariansyah merupakan pendiri dari PT.
Sagara Asia Teknologi pada November 2014 silam. Perusahaan yang didirikan oleh
Adi Ariansyah ini merupakan perusahaan yang memiliki concern di bidang
teknologi.

Alumni Telkom University ini
sudah memiliki ketertarikan dalam pembuatan software sejak masa kuliah.
Dalam perjalan karirnya, ia telah terlibat dalam ratusan projek klien dari berbagai
perusahaan yang berada di bidang teknologi. Saat ini, Adi Arriansyah juga
merupakan CEO dan Founder dari Teknologi.id.

2. Nadia Amalia

Foto: Nadia Amalia

Nadia Amalia, seorang perempuan berusia 25 tahun yang
merupakan CEO dan Co-Founder dari aplikasi Chat Alia. Chat Alia sendiri merupakan
platform manajemen keuangan pribadi pertama dengan menggunakan Artificial
Intelligence
.

Lulusan ekonomi dari Massachusetts of Technology (MIT)
ini memiliki keresahan terkait masih banyaknya orang Indonesia yang awam dalam
mengatur keuangan pribadi mereka. Hal tersebut menginspirasi Nadia dan Tim
untuk menciptakan Chat Alia sebagai solusi dari masalah tersebut.

3. Sofian Hadiwijaya

Foto: Sofian Hadiwijaya

Sofian merupakan seorang Co-Founder
dan CTO dari Warung Pintar. Sofian merupakan sosok yang sudah cukup dikenal di
dunia startup dan memiliki visi untuk memberdayakan warung di Indonesia.
Hal tersebut merupakan buah dari keresahannya terhadap warung milik ayahnya.

Pemuda berusia 31 tahun tersebut
telah membantu sekitar 47 ribu warung di Indonesia untuk naik level melalui Warung
Pintar.  Pada 2019 silam, Warung Pintar
mendapatkan suntikan dana dari investor sebesar Rp. 387,7 miliar dari OVO,
SMDV, Vertex,Triputra dan beberapa investor lainnya.

4. Andhika Sudarman

Foto: Andhika Sudarman

Pemuda berusia 27 tahun asal Tanjung Pinang
ini merupakan orang pertama asal Indonesia yang berhasil terpilih sebagai pembicara
dalam pidato wisuda Harvard Law School.

Andhika saat ini aktif sebagai founder dan
CEO dari startup rintisannya yakni Sejutacita.id. Sejutacita.id sendiri
adalah sebuah platform yang menyediakan pendidikan inklusif, serta menjadi sebuah
wadah untuk terinspirasi dan menginspirasi dan mengintegrasikan layanan pendidikan
lainnya.

Baca juga: 4 Benda Simple Ini Bisa Buat Smartphonemu Seperti Baru Lagi

5. Sharlini Eriza Putri

Foto: Sharlini Eriza Putri

Sharlini Eriza Putri, perempuan berusia
33 tahun ini merupakan pendiri dari Nusantics yang mana perusahaan tersebut
bergerak di dunia kecantikan. Ia sempat mengorbankan pekerjaan sebelumnya untuk
dapat bekerja sebagai CEO di Nusantics. Nusantics sendiri memberikan inovasi
dalam produk gaya hidup seperti perawatan kulit, makanan, hingga minuman sehat
berbasis teknologi mikrobimia yang sustainable.

Lulusan Teknik Kimia dari Institut
Teknologi Bandung (ITB) ini merupakan peraih 6 gelar kehormatan dan penghargaan
yaitu Indonesian Government Scholarship Award, Visiting
Lecturer ITB 2013, 1st Winner of NCE Awards 2012, NCE Awards 2011 (1st Winner),
Best Awards Business Excellence through Speed and Teamwork, dan Best Student
Awards.

6. Farid Naufal Aslam

Foto: Farid Naufal Aslam

Baru berusia 26 tahun, Farid Naufal Aslam telah menjadi
seorang CEO & Co-Founder dari Aruna.id. Berawal dari kemenangannya
di kompetisi ide bisnis saat kuliah, alumni Telkom University ini pun mendirikan
Aruna bersama dengan Indraka dan Utari. Melalui Aruna, Farid berhasil menjadi salah
satu dari Forbes 30 under 30 Asia Class of 2020.

Farid Bersama dua orang pendiri dari Aruna tersebut saat ini
sudah mendapatkan suntikan dana dari beberapa investor. Aruna sendiri merupakan
platform yang memfasilitasi perdagangan dari para nelayan lokal.Saat ini, Aruna telah beroperasi di seluruh Indonesia, dari
Sumatera hingga Papua.

7. Alamanda Shantika Santoso

Foto: Alamanda Shantika Santoso

Alamanda Shantika Santoso merupakan
pendiri sekaligus Presiden Direktur dari Binar Academy. Perempuan berusia 32 tahun
ini juga dikenal sebagai eks Vice President of Product di Go-Jek.

Perempuan lulusan Bina Nusantara ini
sudah akrab dengan dunia coding sejak berusia 14 tahun. Ia sering mengerahkan
kemampuan coding-nya tersebut dalam blog tulisan yang ia buat.

Setelah memutuskan untuk meninggalkan
Go-Jek, Alamanda Shantika membuat Binar Academy yang merupakan sebuah platform
yang memfasilitasi perkembangan teknologi masa depan Indonesia melalui
program sekolah coding gratis untuk meningkatkan perkembangan dunia coding
di Indonesia. Bincar Academy saat ini juga telah mencetak 400 murid.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *