Inilah 5 Tips Mencari Kerja Saat Pandemi, Catat!

Foto : CNN Indonesia

Tips Mencari Kerja Saat Pandemi

Anda merasa kesulitan mencari lowongan
pekerjaan gara-gara pandemi? Anda tidak sendirian. Angka pengangguran
meningkat sejak pandemi COVID-19.

Banyak perusahaan yang terpaksa
memangkas jumlah karyawannya karena terus merugi. Hal ini terjadi bukan
hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Namun, ini bukan berarti Anda jadi
pesimis.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap proaktif
dalam mencari kerja saat pandemi seperti ini. Berikut ini beberapa cara
yang bisa Anda lakukan:

 

#1 Libatkan Jaringan Perkenalan Anda

Tidak memiliki pekerjaan alias
menganggur bukanlah aib. Justru biarkan teman dan keluarga Anda tahu
bahwa Anda sedang mencari pekerjaan.

Di masa sulit seperti ini,
orang-orang pasti mengerti. Pasti, ingin membantu sebisa mungkin.
Akan lebih baik jika Anda pun memberi
tahu mereka tentang jenis pekerjaan yang Anda cari atau perusahaan
target Anda.

Dengan begitu, ketika mendapatkan info lowongan kerja yang
sesuai, mereka akan segera menghubungi Anda.

Selain itu, jangan ragu juga untuk
menghubungi mantan kolega atau atasan. Mereka lebih cenderung
mempekerjakan Anda daripada pesaing karena mereka tahu keterampilan dan
performa kerja Anda.

[Baca Juga: Penyebab Frustrasi Saat Mencari Kerja, Yang Mungkin Tidak Anda Sadari]
 

Jika mereka tidak merekrut, mereka dapat menjadikan Anda sebagai referensi untuk pekerjaan di perusahaan lain.
Mungkin saja mereka mendapat informasi
melalui jaringan mereka sendiri.

Dengan begitu, Anda bisa meminta
supaya mereka dapat merekomendasikan Anda.
Anda pun bisa mencoba hubungi kembali
rekan-rekan Anda saat sekolah/kuliah dulu. Siapa tahu mereka memiliki
informasi lowongan pekerjaan.

Bisa juga mereka memiliki informasi
lowongan pekerjaan di tempat mereka bekerja.
Intinya, semakin banyak Anda
melibatkan jaringan Anda, semakin banyak pula informasi yang didapat.

Bangunlah kembali komunikasi dengan mereka.
Walaupun sedang dalam situasi sulit dan mungkin dalam tekanan hidup, Anda tetap harus mengutarakan maksud Anda dengan baik.

 

#2 Perbaiki dan Tambah Skill Anda

Zaman terus berkembang. Diri Anda pun seharusnya ikut berkembang demi bisa survive di era Industri 4.0 ini. Skill yang Anda miliki sekarang belum tentu memenuhi permintaan dunia kerja zaman sekarang.

Oleh karena itu, jangan hanya bergantung pada kemampuan Anda yang sekarang. Cobalah untuk menambah skill lain. Dengan begitu, nilai Anda bertambah.
Skill yang Anda tambah pun
sebaiknya sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan.

Misalnya, Anda ingin
melamar sebagai SEO Specialist. Sepuluh tahun lalu mungkin pekerjaan ini
belum begitu banyak dikenal.
Namun, sekarang justru sangat
dibutuhkan banyak perusahaan. Banyak sekali pelatihan tentang SEO.

Anda
dapat mengikuti pelatihan tersebut untuk menunjang posisi sebagai SEO
Specialist. Kini, banyak platform belajar online yang menyediakan kursus skill tertentu.

Pelatihan tersebut ada yang berbayar
dan ada yang gratis. Anda bisa memilih sesuai budget yang dimiliki.
Hanya saja, Anda yang harus aktif dan rajin mencari informasinya.

Oh ya, akan lebih baik Anda juga mempersiapkan ilmu finansial sebagai karyawan. Penting untuk memiliki skill mengelola keuangan.
Jika nanti Anda diterima bekerja dan mendapatkan gaji, skill inilah yang akan membawa Anda menuju tujuan-tujuan keuangan Anda.

#3 Fokus pada CV dan Surat Lamaran

Konon katanya, HRD hanya melirik CV
Anda sekitar 6 detik saja. Walaupun begitu, Curriculum Vitae (CV) dan
surat lamaran merupakan hal penting dalam melamar pekerjaan.

Buatlah CV sesuai dengan posisi yang dilamar. Dengan begitu, Anda dapat menonjolkan skill yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Jika Anda menggunakan CV yang sama untuk semua posisi lowongan pekerjaan yang Anda lamar, CV Anda akan terkesan tidak fokus. Skill-skill Anda justru akan terkesan standar.
Oleh karena itu, luangkanlah lebih
banyak waktu untuk membuat CV dan surat lamaran yang terlihat
profesional.

Akan lebih baik jika Anda pun menyertakan portofolio untuk
menunjukkan skill Anda.

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mencari Peluang Kerja Online yang Benar?]
 

#4 Latihan Wawancara via Telepon atau Video

Di masa pandemi seperti sekarang, sebagian besar perusahaan melakukan proses rekrutmen secara online. Mulai dari lamaran yang dikirim via email atau portal tertentu, sampai wawancara.

Bahkan, bekerja pun jarak jauh di tempat masing-masing alias work from home (WFH).
Nah, daripada waktu terbuang tak bermanfaat, lebih baik Anda latihan wawancara.

Wawancara biasanya dilakukan lewat telepon atau video call dengan memanfaatkan aplikasi semacam Zoom Meeting, Google Meet, dsb. Hal ini justru memiliki tantangannya tersendiri.
Wawancara lewat telepon dinilai lebih
sulit.

Pasalnya, reaksi seseorang akan sulit ditafsirkan. Lewat video
pun sama sulitnya. Bagi Anda yang tak akrab dengan kamera, pasti akan
merasa canggung.

Oleh karena itu, mempersiapkan diri
dengan latihan wawancara itu sangat penting. Anda juga perlu membaca
beberapa artikel tentang tips dan seluk beluk wawancara lewat telepon
dan video.

 

#5 Tetap Up-to-date

Tips mencari kerja saat pandemi berikutnya yaitu selalu up-to-date. Teruslah mencari informasi tentang lowongan pekerjaan.
Pastikan juga Anda mendapatkan
informasi yang terbaru dan terpercaya.

Di masa kini, kita dituntut untuk
cepat dalam melakukan segala hal. Termasuk melamar pekerjaan.
Anda dapat memanfaatkan internet.
Selain mesin pencari atau portal lowongan pekerjaan, Anda bisa
memanfaatkan sosial media.

Tak sedikit perusahaan yang menginformasikan
lowongan pekerjaan di media sosial, lho!

 
Jangan Patah Semangat!
Informasi lowongan kerja online dapat dengan mudah ditemukan. Namun, hal ini rentan akan penipuan.

Jadi, jangan lupa untuk selalu double check pada setiap lowongan yang Anda dapat. Banyak pelamar kerja yang tertipu karena tidak cermat saat melihat lowongan kerja.
Lamaran sudah dikirim, tapi panggilan
wawancara belum juga datang.

Jangan patah semangat! Bersabar, berdoa,
dan tetap berpikir positif.
Pantau terus situs perusahaan atau
situs tempat bekerja yang Anda inginkan. Intinya, Anda harus berusaha
semaksimal mungkin. Selalu ingat bahwa do the best and let God do the rest.

Jangan lupa unduh aplikasi Finansialku. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menunjang tujuan
keuangan Anda seperti mencatat pengeluaran harian, cek kesehatan keuangan, membuat anggaran, juga investasi. Berguna sekali, kan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *