Deteksi Corona di Kereta Akan Pakai GeNose, Para Ahli Beri Peringatan

IMPLEMENTASI GENOSE C19 DI STASIUN PASAR SENEN

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menjadikan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose untuk mendukung deteksi Covid-19 pada penumpang kereta api. Namun, para ahli berharap alat tersebut tak dijadikan satu-satunya metode deteksi corona pada pengguna kereta.

Epidemiolog dari Griffith University Dr Dicky Budiman mengatakan GeNose masih belum bisa menggantikan tes lain polymerase chain reaction (PCR) atau rapid test antigen. Ini lantaran alat yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada itu tak mendeteksi Covid-19 di tahap awal.

“Dia bisa dipakai, tapi lebih tepat untuk melengkapi screening suhu, ” kata Dicky kepada Katadata.co.id, Minggu, (24/1).

Dicky menjelaskan, GeNose hanya mendeteksi gas buang dari pernapasan seseorang yang metabolismenya telah terganggu virus. Sedangkan PCR bisa mendeteksi keberadaan Covid-19 sejak awal berkembang biak setelah masuk ke tubuh manusia.

Kelemahan lainnya, …

Selengkapnya : Deteksi Corona di Kereta Akan Pakai GeNose, Para Ahli Beri Peringatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *