Cedera, Atlet eSports Call of Duty Ini Pensiun Dini

Foto: People.com

Teknologi.id – Tidak hanya dialami oleh atlet di lapangan, atlet eSport ternyata juga dapat mengalami cedera. Cedera ini terjadi kepada seorang atlet eSport muda dan tenar, Thomas ‘ZooMaa’ Paparatto yang menyebabkan dirinya sampai harus pensiun dini dari profesinya. Hal ini Thomas sampaikan melalui keterangan resminya di TwitLonger.

“Ini adalah hal tersulit yang pernah saya tulis. Saya mengundurkan diri dan tidak akan lagi bersaing dalam kompetisi Call of Duty di masa yang akan datang,” cuitnya melalui akun @ZooMaa di TwitLonger, dikutip pada hari Jumat (22/1).

Jagoan dalam turnamen Call of Duty yang baru berusia 25 tahun tersebut terpaksa harus pensiun dini karena ia sudah tidak tahan dengan rasa sakit karena cedera jempol yang dialaminya. Cedera jempol tersebut diakibatkan dirinya terlalu intensif dalam bermain game. Hal tersebut membuat ia harus rela melepaskan karirnya di usia muda.

Baca juga: Seberapa Menjanjikannya Peluang Bisnis Esports?

Rupanya, Thomas yang saat ini membela tim eSports New York Sublimers telah cukup lama berjuang untuk mengatasi cederanya. Bahkan, tindakan operasi juga telah dilakukan. Operasi tersebut dilakukan saat Thomas sedang berjuang di FaZe beberapa tahun lalu.

Thomas mengatakan bahwa proses penyembuhan merupakan hal paling sulit yang harus ia alami baik secara mental maupun fisik. Walaupun begitu, cedera tersebut terjadi lagi dan membuatnya sulit untuk bersaing melawan beberapa pemain terbaik di dunia. Selain dapat memperburuk kondisi tangannya, keputusan Thomas untuk pensiun dini adalah karena ia tidak mau membebani timnya dengan kondisinya saat ini.

“Saya merasa tidak adil bagi diri saya dan tim saya jika saat berkompetisi, saya tidak bisa menjadi ZooMaa yang semua orang tahu dan cintai,” ujarnya.

Baca juga: BMW iX, Mobil Listrik dengan Segudang Teknologi Baru

Walaupun begitu, Thomas tidak menyesal dan tetap merasa bersyukur karena dapat memiliki karir di bidang yang ia sukai dan dapat mencapai level yang tinggi. Ia juga bersyukur karena telah dipertemukan dengan banyak orang yang luar biasa melalui dunia eSports. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada fans dan semua orang yang selama ini telah mendukung karirnya.

Thomas memulai karir profesionalnya sebagai gamer eSports sejak 8 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2013. Dia menjadi pemain bintang bersama tim Denial Sports dan kerap memenangkan berbagai ajang turnamen bergengsi.

(st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *