Ditinggal Penyewa, Okupansi Mal Diprediksi Bisa Mencapai 60% di 2021

PUSAT BELANJA RAMAI PENGUNJUNG PADA LIBUR NATAL

Pandemi Covid-19 diramal masih memberikan dampak bagi industri retail tahun ini. Alhasil, okupansi atau tingkat hunian mal atau pusat belanja Tanah Air diprediksi kembali turun akibat banyak tenant tak memperpanjang masa sewa. 

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menyatakan, secara nasional tingkat okupansi pusat perbelanjaan pada 2020 sebesar 70%-80%. Angka ini menurun dibandingkan sebelum pandemi yang mencapai 80%-90%.

Dengan trafik pengunjung mal yang menurun selama pandemi, menyebabkan bisnis retail lesu. Dia memperkirakan tingkat okupansi pusat perbelanjaan tahun ini bisa turun 10% – 20% lantaran banyak tenant tidak memperpanjang masa sewa.

“Dalam waktu dekat tidak ada penyewa baru, karena pelaku usaha cenderung membatalkan atau menunda usaha mereka sambil menunggu perkembangan ekonomi ke depan, ” …

Selengkapnya : Ditinggal Penyewa, Okupansi Mal Diprediksi Bisa Mencapai 60% di 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *