Indosat dan Tri Dikabarkan Segera Merger

 Perusahaan induk pemilik Hutchison 3 (Tri Indonesia), CK Hutchison Holdings Ltd., dikabarkan tengah merundingkan rencana merger dengan PT Indosat Tbk, yang dimiliki oleh perusahaan Qatar, Ooredoo QPSC. 

Menurut laporan Bloomberg, Selasa (22/12/2020) yang berasal dari sumber yang enggan disebutkan namanya, kesepakatan merger keduanya melibatkan penawaran saham dan uang tunai. Kedua perusahaan tersebut rencananya akan menjadi pemegang saham mayoritas pada entitas baru yang akan terbentuk nanti.

Dari info yang beredar, merger kedua operator seluler tersebut paling cepat akan diumumkan pada pekan ini.

Baca juga: Cara Memunculkan Tombol Chat WhatsApp di Profil Instagram

Namun, perjanjian belum selesai, sehingga bisa saja ditunda atau bahkan dibatalkan. Bloomberg juga telah mencoba meminta komentar atas info tersebut kepada pihak CK Hutchison Holdings Ltd maupun Ooredoo QPSC, tetapi kedua perusahaan masih bungkam.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana merger ini. Sekadar informasi, Ooredoo QPSC merupakan pemegang 65% saham di Indosat. Nilai saham Indosat meningkat sekitar 90% tahun ini, dan menghasilkan valuasi sebesar US$2,2 miliar atau sekitar Rp31,3 triliun.

Sementara Hutchison Asia Telecommunications yang menaungi bisnis telekomunikasi CK Hutch memiliki sekitar 48,8 juta pengguna aktif di Indonesia, Vietnam, dan Sri Lanka. 

Tri Indonesia sendiri menyumbang 3,95 miliar dollar Hong Kong atau sekitar Rp 7,2 triliun (kurs Rp 1.800), atau 87% dari total pendapatan Hutchison Asia pada semester pertama 2020. 

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *