Penyaluran Kredit Belum Normal Tahun Depan, OJK Ramal Tumbuh 6-7%

Rupiah

Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan pertumbuhan kredit 2021 masih sulit kembali ke posisi normal sebelum Covid-19. Penyaluran kredit diramal hanya akan naik 6-7% pada tahun depan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebutkan target yang rendah tersebut karena masih akan ada kendala dalam memperhitungkan kemungkinan penurunan kredit pada tahun ini. “Target itu pun dengan asumsi berbagai program seperti restrukturisasi bisa berjalan pada tahun depan, ” kata Wimboh dalam dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2021, Selasa (22/12).

Ia memperkirakan sulit untuk mencapai target kredit tahun in 203i. Apalagi, mengingat banyak korporasi masih mengalami berbagai kendala terkait permintaan.

Wimboh mencatat kredit korporasi mengalami kontraksi paling dalam pada Oktober 2020 mencapai 3, 35% secara tahun kalender.  Sementara itu, permintaan kredit pemerintah dan BUMN negatif 2, 7%, perseorangan minus 2, 42%, dan konsumsi nea1, 46%. Kredit UMKM menjadi yang paling baik meski masih terkontraksi 1, 43% secara tahun kalender.

Perbankan akan didorong tetap fokus kepada UMKM pada …

Selengkapnya : Penyaluran Kredit Belum Normal Tahun Depan, OJK Ramal Tumbuh 6-7%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *