Tips Aman dalam Memilih VPN, Catat!

Foto: HowStuffWorks

Teknologi.idVirtual Private Network atau VPN sudah tidak asing lagi bagi mayoritas masyarakat Indonesia, terkhususnya kalangan anak muda. Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menyarankan kepada pengguna untuk lebih berhati-hati dalam memilih VPN.

Baca juga: Ini Cara Cari Tahu Password WiFi, Gampang Banget!

Ada baiknya warganet waspada ketika ingin mengunduh aplikasi VPN agar tidak terjebak dengan VPN yang terdapat malware berbahaya di dalamnya. VPN seringkali digunakan untuk mengakali pembatasan internet.

Agar terhindar dari hal-hal yang mengancam keamanan internet kamu, ada 5 tips aman yang dapat kamu terapkan dalam mengunduh VPN di komputer atau ponsel.

1. Klaim yang belum tentu menjanjikan

Jika kamu melihat pengembang VPN yang memposisikan produknya sebagai yang tercepat dan paling aman, jangan langsung mudah percaya. Sebaiknya kamu mencari pernyataan tinjauan dari pihak ketiga yang juga memakai VPN itu. Jika tidak ada tinjauan sama sekali, maka carilah aplikasi VPN lain yang lebih terpercaya.

2. Tinjau pelayanan konsumen yang diberikan oleh pengembang

Sebelum mengunduh VPN, kamu harus meninjau pengembang apakah mereka menyediakan pelayanan yang memadai dan beragam jika terjadi masalah ketika menggunakan VPN. Selain itu, perlu ditinjau juga apakah pengembang menawarkan halaman obrol, forum komunitas, atau FAQ atau apakah pengembang memanfaatkan media sosial mereka seperti Twitter untuk memberikan bantuan ketika terjadi hambatan.

3. Baca syarat dan ketentuan VPN

Pengembang VPN biasanya hanya mencatat beberapa log data seperti durasi koneksi atau bandwith yang digunakan untuk meningkatkan layanan mereka. 

Namun jika pengembang ingin menyimpan informasi tentang situs yang telah kamu kunjungi dan file apa saja yang diunduh, lebih baik cari VPN lain yang tidak menyimpan informasi pribadi. Bahkan mereka bisa mengetahui alamat IP dari perangkat yang kamu gunakan.

4. Cari tahu ulasan tentang VPN yang dipakai

Berbagai ulasan akan memberitahu kamu terkait keabsahan penyedia layanan VPN. Kamu cukup melakukan pencarian sederhana di Google, lalu akses beberapa situs untuk melihat apa yang dikatakan orang tentang layanan ini.

Tidak hanya mencari informasi tentang pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi VPN, namun perhatikan juga tanggal dan tahun ulasan tersebut diunggah. Jika satu-satunya ulasan yang kamu temukan telah diunggah dalam sebulan terakhir, maka dapat dikatakan layanan VPN ini tidak dapat dipercaya.

5. Gunakan VPN Berbayar

Jika kamu ingin menikmati manfaat keamanan data saat menggunakan VPN, disarankan untuk menggunakan VPN berbayar. Biasanya, VPN yang dapat diunduh secara gratis dapat mencuri data dan dapat menjualnya kepada pihak ketiga demi mendapatkan untung dari komisi penjualan.

Baca juga: Rekomendasi Situs Magang Online Terbaik di Tengah Pandemi

Ketika kamu memutuskan untuk membeli VPN, perhatikan juga kebijakan pengembalian uang. Sebagian besar VPN yang asli akan menawarkan jaminan uang kembali sekitar tujuh hingga tiga puluh hari.

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *