Tarif Cukai Rokok Naik 12,5% Tahun Depan, Tak Berlaku untuk SKT

CUKAI ROKOK NAIK

Pemerintah bakal menaikan tarif cukai rokok sebesar 12, 5% pada tahun depan. Namun, kenaikan cukai tak berlaku pada jenis rokok Sigaret Kretek Tangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan alasan tak adanya kenaikan cukai pada rokok jenis SKT mempertimbangkan kondisi sektor padat karya saat ini. “Hal itu juga mengingat tahun depan merupakan masa pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19, ” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Kebijakan Cukai Rokok, Kamis (10/12).

Kenaikan tarif cukai rokok hanya berlaku pada jenis Sigaret Kretek Mesin dan Sigaret Putih Mesin. Secara perinci, golongan SKM I naik 16, 9% dari Rp 740 per batang menjadi Rp 865, SKM IIA meningkat 13, 8% dari Rp 470 menjadi Rp 535, dan SKM IIB 15, 4% dari Rp 455 menjadi Rp 525.

Kemudian, SPM I naik 18, 4% dari Rp 890 menjadi Rp 935 per batang, SPM IIA 16, 5% dari Rp 485 menjadi Rp 565, dan SPM …

Selengkapnya : Tarif Cukai Rokok Naik 12,5% Tahun Depan, Tak Berlaku untuk SKT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *