Jio Siap Rilis Jaringan 5G di India pada Pertengahan 2021

 Chairman dan Managing Director Reliance Industries Mukesh Ambani mengungkapkan bahwa unit telekomunikasinya yang bernama Jio, akan meluncurkan layanan 5G-nya di India pada paruh kedua tahun depan. Sebagai miliarder di India, Jio akan meluncurkan layanan 5G di negara asal perusahaan. Peluncuran ini akan menjadi saksi dari kebijakan pemerintah Atmanirbhar Bharat dengan slogannya, yakni “India yang mandiri”.

Selain menjadi salah satu yang akan meluncurkan layanan 5G pertama di wilayah tersebut, perusahaan juga berupaya meluncurkan jajaran smartphone Android. Diketahui jika peluncuran smartphone tersebut adalah buah kemitraannya dengan Google. Perusahaan rupanya ingin mengusung harga terjangkau untuk smartphone-nya kelak, yang kemungkinan akan debut dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Togo, Afrika Barat Resmi Punya Jaringan 5G Komersial Pertama

Menurut laporan NDTV, Ambani percaya bahwa langkah-langkah kebijakan diperlukan untuk mempercepat peluncuran jaringan 5G di India. Dia lebih lanjut menambahkan bahwa, “Saya jamin bahwa Jio akan merintis revolusi 5G di India pada paruh kedua tahun 2021. Ini akan didukung oleh jaringan, perangkat keras (hardware), dan komponen teknologi yang dikembangkan secara lokal.”

Bagi mereka yang tidak menyadarinya, unit telekomunikasi Reliance Industries, Jio, telah mengerjakan jaringan 5G untuk saat ini dan menjanjikan jangkauan jaringan eksklusif LT nasional juga.Perusahaan juga diharapkan berada di depan para pesaingnya dan operator besar lainnya seperti Airtel dan Vi.

Untuk menghadirkan bandwidth yang lebih baru dan lebih cepat ke wilayah tersebut, perusahaan berbasis telekomunikasi itu harus menggaet raksasa industri seperti Qualcomm dan Samsung. Hal itu diungkapkan oleh Ambani dalam rapat umum tahunan ke-43 Reliance Industries awal tahun ini.

Jio sendiri sudah memiliki pangsa pasar terbesar di pasar telekomunikasi India dengan pangsa 35 persen. Penambahan 5G dipastikan bakal meningkatkan pangsa ini lebih jauh. Perusahaan juga mengembangkan berbagai macam layanan aplikasi di berbagai bidang seperti pendidikan, perawatan kesehatan, pertanian, infrastruktur, layanan keuangan, dan perdagangan baru.

Baca Juga: Korea Selatan Hampir Tembus 10 Juta Pengguna 5G

(af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *