7 Kegunaan Google My Business yang Wajib Dimanfaatkan UMKM

Foto: Labelium

Saat ini, baik bisnis makro maupun mikro memerlukan kanal digital untuk membantu promosi. Memanfaatkan pemasaran secara digital paling sederhana dilakukan dengan media seperti WhatsApp dan media sosial.

Namun seringkali pemilik bisnis dan UMKM melupakan satu kanal yang paling sering diakses orang: mesin pencari. Data dari SimilarWeb 2019, Google merupakan website paling sering dikunjungi dengan diakses sebanyak 62,19 milyar kali.

Dengan hadir di mesin pencari, toko sebuah bisnis akan mendapat kesempatan yang lebih besar untuk dikunjungi, dikenal, dan memperoleh pelanggan baru. Hadir di mesin pencari sekarang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti membuat blog, website toko online, atau dengan memanfaatkan kanal dari Google yaitu Google Bisnisku atau Google My Business.

Perusahaan penyedia layanan web-hosting Niagahoster menilai, Google My Business wajib dimiliki oleh pemilik bisnis, karena memuat informasi dasar sebuah bisnis yang mencakup alamat toko, kontak, hingga foto-foto produk. Melalui Kelas WA Niagahoster ke-enam yang diisi oleh Donald Manoch (Chief Marketing Officer Virtue.id & Founder Temu Ilmu), Niagahoster berbagi tentang tips memanfaatkan Google My Business untuk keperluan digital marketing.

Semua Info Bisnis dalam Satu Laman

Membuka Google My Business diibaratkan memindahkan informasi toko ke dunia maya. Donald mengungkapkan ada beberapa 7 kegunaan Google My Business bagi pemilik bisnis. Simak dalam poin-poin berikut ini!

1. Kehadiran online di mesin pencari

“Kalau kita akan membuka usaha, kita mungkin akan menyewa ruko atau tempat untuk berjualan. Nah, karena ini di zaman digital kehadiran toko kita juga harus ada di ranah digital.” ungkap Donald.

Dalam Google My Business, pemilik bisnis yang tidak memiliki toko secara fisik dapat memiliki toko secara online. Bagi pemilik bisnis yang juga berjualan secara offline, Google My Business membantu calon pelanggan untuk menemukan lokasi toko. Informasi yang lengkap tertampil di Google My Business akan menambah kredibilitas bisnis tersebut.

2. Sebagai Online Store

Bagi Donald, online store berbeda dengan online shop (berbelanja online). Online store atau toko online lebih merujuk kepada aktivitas penjual melakukan interaksi dengan calon pembeli. Google My Business dilengkapi dengan fitur tanya jawab yang memungkinkan pemilik bisnis dan calon pelanggan berkomunikasi, bertanya, hingga menyampaikan keluhan-keluhan seperti dilakukan di toko fisik.

3. Sebagai Katalog Digital

Salah satu fitur yang ditampilkan dalam Google My Business adalah fitur upload foto. Seperti halnya toko online atau marketplace. Foto adalah komponen penting untuk menunjukkan visualisasi produk yang menarik.

“Lengkapi foto dengan katalog produk yang beragam agar pelanggan dapat melihat produk-produk yang dijual. Dengan harapan pelanggan dapat melakukan langkah (pembelian) selanjutnya.” ungkap Donald Manoch.

4. Ulasan pelanggan

Fitur andalan dari Google My Business adalah review atau ulasan pelanggan / pengunjung. Data dari Bizrate Insight (2019) mengatakan 56% membaca review sebelum membeli sebuah produk.

Di era digital saat ini, review menjadi sangat penting untuk mempengaruhi keputusan pembelian. Tidak hanya menjaga kualitas produk agar mendapatkan review yang baik, pemilik bisnis juga perlu mendorong pelanggannya untuk memberikan ulasan di Google My Business dan media sosial untuk mendorong branding toko semakin naik di mesin pencari.

5. Bertukar pesan secara online

Sama seperti toko fisik, Google My Business juga dilengkapi fitur chat, dimana calon pelanggan dapat langsung mengirim pesan ke penjual tanpa harus melalui aplikasi chat lainnya. Pemilik bisnis hanya perlu memastikan, pesan yang masuk ditanggapi dengan responsif dan cepat, agar memberikan pengalaman belanja yang baik bagi calon pelanggan.

Apabila pemilik bisnis lebih familiar dengan kontak menggunakan nomor handphone atau WhatsApp, Google My Business juga menyediakan kolom kontak untuk mencantumkan nomor pemilik bisnis.

6. Membuat Website

Google My Business juga memungkinkan kita memiliki website secara gratis yang disediakan oleh Google. Tampilan website yang disediakan oleh Google juga sangat interaktif dan responsif, baik dibuka menggunakan desktop maupun handphone.

Namun, karena website ini tidak berbayar, masih terdapat keterbatasan fitur yang dimiliki. Apabila pemilik bisnis memerlukan tampilan laman digital yang lebih menarik dan customized, Niagahoster menilai website yang memiliki server dan domain sendiri dapat menjadi pilihan pemilik bisnis.

Membuat website saat ini bukanlah barang mahal. Juga sudah tersedia fitur-fitur otomatisasi yang memudahkan pemilik bisnis dalam mengedit, menambah konten, hingga menentukan tampilan website.

7. Local SEO

Satu aspek penting yang membuat toko kita dapat ditemukan di mesin pencari adalah dengan memasukkan kata kunci berupa frase nama produk, kategori usaha, dan lainnya. Pemilik bisnis dapat memasukkan beberapa kata kunci pilihan ke dalam nama toko yang tercantum dalam Google Map agar mudah dicari. 

“Jika Google search itu jangkauannya global, Google My Business adalah SEO yang sifatnya lokal. Toko Anda dapat ditemukan di daerah dimana toko Anda berada saat ini.” ungkap Donald Manoch.

Demikian 7 kegunaan Google My Business yang wajib diketahui dan dimanfaatkan oleh pemilik bisnis dan UMKM. Manfaatkanlah fitur Google My Business untuk mendatangkan pelanggan dan memperluas jangkauan brand Anda ke pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *