Wow, Alibaba Capai Rekor Penjualan Rp1,068 Triliun di 11.11

 Sebuah rekor baru diciptakan oleh perusahaan e-commerce ternama, Alibaba, dengan mencetak rekor penjualan baru untuk acara belanja tahunan di tahun 2020 pada event Singles Day atau 11.11. Angka penjualan perusahaan asal China tersebut mengatakan bahwa penjualannya telah mencapai 489,2 miliar yuan, atau setara dengan US$75 miliar (sekitar Rp1,068 triliun).

Baca Juga: Joe Biden Menang, Apa Pengaruh ke Harga Bitcoin?

Jika dibandingkan dengan event serupa di tahun 2019 lalu, kini tercatat terdapat kenaikan sebanyak 26 persen.

Xiaofeng Wang, seorang analis dari firma riset pasar Forrester, mengatakan bahwa perekonomian China telah pulih jika dilihat dari perilaku konsumen yang telah kembali ke tingkat sebelum pandemi COVID-19, dilansir dari CNN pada Kamis (12/11). Menurut laporan dari China, pertumbuhan ekonomi di negara tersebut sudah mulai membaik. Hal ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi dari pandemi di China sangat cepat.

Terdapat hasil survei dari firma riset pasar Oliver Wyman, yang mendapati bahwa konsumen China yang kembali berbelanja dengan nominal yang sama atau lebih dari yang mereka lakukan selama Singles Day tahun lalu ada sebanyak 86 persen konsumen.

“Konsumen China terus berbelanja seperti orang gila,” ujar Jacques Penhirin, selaku peneliti Oliver Wyman.

Tak semua penduduk berpendapat sama. Ada mereka yang berniat mengurangi pengeluaran pada event Singles Day karena pandemi telah membawa banyak ketidakpastian, dengan total 14 persen responden.

Singles Day merupakan event diskon belanja besar-besaran di China, yang hanya ada selama 24 jam sejak event dimulai. Event tersebut hadir di berbagai platform e-commerce, seperti Alibaba, JD.com, dan lain-lain. Penjualan program Black Friday dan Cyber Monday, jika digabungkan, tak bisa menandingi program belanja pada event Singles Day ini.

Rekor penjualan ini tak lepas dari adanya perpanjangan waktu event Singles Day, berdasarkan laporan. Perpanjangan tersebut dilakukan menjadi event belanja mulai 1 November hingga 12 November, dari Alibaba dan JD.com.

Baca Juga: Bisnis Berbasis Hobi Jadi Potensi di Masa Pandemi

Sepertinya, keuntungan dari event khusus besar-besaran tersebut tak hanya didapati oleh Alibaba. E-commerce saingan Alibaba, JD.com, mengatakan bahwa volume transaksi pada platform-nya sejak 1 November hingga 11 November terdata mencapai 200 miliar yuan (Rp425 triliun).

(rf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *